Budayakan Kebersihan, Pokdarwis Ajak Mahasiswa Pemagang Lakukan Aksi Bersih di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba

Budayakan Kebersihan, Pokdarwis Ajak Mahasiswa Pemagang Lakukan Aksi Bersih di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba

Gunungkidul – Kebersihan sering kali menjadi salah satu masalah yang mengganggu kawasan wisata. Yang tadinya Anda bisa menikmati  pemandangan indah, tapi karena sampah keindahan tersebut dapat berkurang. Hal ini disebabkan oleh bebrapa faktor, salah satunya adalah banyaknya masyarakat atau pengunjung yang masih belum sadar akan kebersihan.

Menyadari pentingnya menumbuhkan rasa cinta kebersihan untuk menjaga tempat wisata, Pokdarwis Nglanggeran (Kelompok Sadar Wisata Nglanggeran) memiliki cara khusus untuk menerapkannya. Sabtu, 11 Januari 2020, mereka melakukan aksi bersih sampah di kawasan ekowisata Gunung Api Purba. Kegiatan ini merupakan program rutin mingguan yang dilkukan oleh Pokdarwis Desa Nglanggeran. Pada aksi bersih sampah kali ini, mereka mengajak sejumlah mahasiswa pemagang dari Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Universitas Jember untuk turut dalam kegiatan tersebut. Adapun lokasi yang dibersihkan mulai dari pintu masuk hingga jalur di sepanjang pendakian gunung. 

Pukul 07.00 WIB mereka sudah berkumpul di loket masuk GAP. Kemudian, meraka melakukan kegatan ini yang dimulai dari membersihkan jalur pendakian gunung. Mulai dari pemungutan sampah, pemotongan rumput dan dahan-dahan pohon yang menghadang jalur pendakian dilakukan. Pembersihan jalur pendakian dilakukan hingga pukul 08.00 WIB, setelah itu mereka mulai beralih membersihkan area pintu masuk atau loket wisata. Adapun, aksi bersih sampah ini dilakukan menggunakan peralatan sederhana, seperti sapu lidi, sabit dan pengki.

Kendati mereka sangat bersemangat dalam melakukan aktivitas tersebut, tempat wisata ini juga masih memasang plakat-plakat yang bertuliskan slogan-slogan tentang kebersihan lingkungan. Hal ini bertujuan untuk menggerakkan kesadaran masyarakat atau pengunjung terhadap kebersihan tempat wisata. Terlebih lagi untuk mendukung pengimplementasian unsur Sapta Pesona yang diterapkan di desa wisata ini. Adapun unsur tersebut yaitu keamanan, ketertiban,

kebersihn, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan.